Minggu, 05 Desember 2010

Kekacauan Harusnya Tidak Membuat Langkah Seseorang Terhenti


Ini evaluasi pribadi dari organisasi yang saat ini aku ikuti. Dewan mushola asrama TPB IPB.

Ini organisasi yang menghandle kegiatan-kegiatan kerohanian Islam di asrama gedungku,  A3.

Jujur saja, di organisasi ini kesolidan anggota-anggotanya masih kurang. Entah teman-teman sedang sibuk dengan agendanya diluar demush(dewan mushola) atau memang kurang komitmen. Dari awal rekruitmen, ada sekitar lebih dari dua puluh orang anggota,tapi pada masa-masa berikutnya, yang aktif hanya sepuluhan orang.

Kecewa?

Aku tentu saja.

Apalagi Pembina demush, senior residence kami. Menurutku seperti itu.

Kegiatan-kegiatan yang kami rencanakan pada awal masa jabatan, 
kabur entah kemana. Akar masalahnya satu kalau menurutku, anggota tidak disiplin(termasuk aku).

Sebagai contoh kecil;  ada program piket imam-kultum shubuh-maghrib, dalam program ini ada rangkaian dimana kita harus keliling A3 dan meneriaki tiap lorong untuk melaksanakan sholat shubuh atau maghrib berjamaah di mushola.

Tapi, pada kenyataannya, program ini belum berjalan optimal sama sekali.

Pada akhirnya yang menghandle tugas ini adalah Pembina demush kami. 

Jujur saja, aku malu.

Malu pada Pembina demushku itu, malu pada teman-teman semua, dan terutama malu pada Allah SWT.

Aku belum bisa menjalankan amanah dengan baik.

Kalau tiba giliranku yang menjadi imam, aku sering bangun terlambat untuk sholat shubuh. Memalukan. Itu salahku sendiri. Bila malam tiba, aku suka begadang dan tidur kelewat larut.

Dan beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 3 desember 2010, saat ada evaluasi besar-besaran semua organisas di gedung A3. Lagi-lagi aku sungguh merasa malu.

Demush menurutku kacau balau. Mungkin seperti itu juga pendapat orang lain yang hadir pada rapat evaluasi saat itu.

Mulai dari program yang berakhir dengan evaluasi negative dan impact demush ke teman-teman A3 masih minim. Ruh Islam belum terasa kental di asrama.

Tapi, aku teringat perkataan lurah gedung A3; evaluasi ada untuk mengemukakan kekurangan-kekurangan program yang sudah dilaksanakan, untuk kemudian dicari solusi permasalahannya dan diperbaiki di waktu mendatang.

Aku sepakat. Sangat sepakat. Sang penghafal 15 juz alquran itu mengatakan hal itu dengan begitu tepat.

Selama masih ada waktu, kita masih memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada dan berbuat yang terbaik.

Meskipun kondisi demush sekarang kacau, aku sangat berharap, teman-teman demush tidak berguguran atau mundur teratur dari demush dengan alasan apapun. Ini ditujukan untuk aku pribadi juga.

Karena kekacauan yang terjadi di demush, bukan untuk dikutuk-kutuk atau disesali, karena kekacauan itu ada untuk membuat kita semakin cerdas dalam menyelesaikan permasalahan.

Terakhir, saya kutipkan penggalan yang amat saya sukai,
“ Wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. “
Quran Surat Muhammad ayat 7.

-regards-
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar