Jumat, 13 Juli 2012

Hate it,

Bismillah,

Membenci atau tidak menyukai seseorang tanpa sebab?
Haha. Emang bisa gitu?
Yeah, bisa. Dan menanggapi hal itu, menurutku, melakukannya adalah sifat kekanak-kanakkan. Tapi, kalau dipikir-pikir, sebenarnya bukan tanpa sebab juga. Pastilah ada sesuatu yang membuat seseorang membenci atau tidak menyukai sesuatu. Hanya saja, kita menyebutnya tanpa sebab, karena kita tidak mengingat apa yang menyebabkan rasa benci atau tidak suka itu muncul. Tidak mengingat dan tidak mencoba mengingat.
Kadang benci atau tidak suka itu menghalalkan segala cara. Benci ya benci. Nggak suka ya nggak suka. That’s it.

Egois memang. Tapi, ya, perasaan seseorang cuma diri kita dan Allah SWT yang tahu dan mengatur.
Gak bisa dipaksakan? betul sekali. Tapi, dibiasakan mungkin masih bisa.

Asal pakem ini diingat saja, bahwa rasa tidak suka kita haruslah karena ketidaksukaan kita pada hal yang tidak disukai-Nya.
Dan kadang sesuatu yang tidak kita sukai, sebenarnya mengandung kebaikan buat kita.

 
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar