can you hate it?

2


Bismillah.

Lusa hari terakhir UAS.
happy? hm, gak sama sekali ternyata.

Banyak hal yang terjadi selama periode UAS ini. Tidak panjang sebenarnya, cuma 2 minggu dan itu tidak full. Merasa menjadi lebih emosional sepanjang waktu. 
Mudah merasa kesal, marah, hoho...banyak yang negatifnya, ya. Entah kenapa. 
Pengaruh hormon? entahlah. Iman yang  kurang  fit? kemungkinan besar.
Beberapa hal membuatku benci pada satu hal.
Aaarrrggghhh...menyebalkan. Masalah klasik sebenarnya. Tapi, sayangnya masalah yang klasik itu tidak membuatku berdaya untuk memberikan solusi atau memperbaikinya.
Yeah, lebih baik diam daripada memperburuk. Ha! Makhluk macam apa aku?!
Harusnya bisa memperbaiki! Tapi, aku cuma bisa mengutuk dalam hati.
Aku tidak punya secuil keberanian itu. Cuma secuil, tapi, aku nggak punya. Coward!
Menyedihkan.

Yeah, aku cuma manusia biasa. 
Selalu berlindung dibalik kalimat itu kalau sedang lemah. Coba kalau sedang powerfull, apa yang akan aku katakan kepada diriku?
Menyedihkan.
Menyedihkan.


Sudahlah...belajar saja.

you are really in trouble

0


Bismillah.

H-4 UAS. 
What I've prepared?
Nothing.

Haha. Nyengir aja lah kalo ingat bentar lagi UAS dan I've nothing buat persiapannya. Banyak hal yang lebih menarik untuk dikerjakan daripada belajar buat UAS. Oh, my...rasanya kerja pikiranku sudah rada2 gak bener.
Bingung sebenarnya, apakah aku ini totally lost of passion atau malas stadium akhir.

Sepertinya semua teori kehidupan soal mempersiapkan segalanya untuk mendapat hasil yang terbaik itu sudah masuk ke otakku, tapi aku belum menganggapnya serius.
Huhu. Sepertinya aku perlu 'dibakar' sesuatu supaya fokusku menjadi belajar dan mempersiapkan UAS.
dan jadi ingat kalimat seorang teman di kelas. kata dia, jangan mengharapkan hasil yang luar biasa kalo lo ngelakuin hal yang biasa-biasa aja.
gitulah intinya, aku lupa kalimat redaksinya.

Tolong...Allah, kembalikan aku ke jalan yang benar T.T

nb. aku yang seperti ini sama sekali gak patut dicontoh, tapi, yeah, just face it...inilah hidup (seorang mahasiswa).