Minggu, 27 April 2014

South Korean PM resigns, etc.

 Bismillah.

Sore tadi sebenarnya gak sengaja ngeliat berita di TV nasional tentang PM Korsel yang resign. Karena ngeliat beritanya cuma sekilas, akhirnya cari beritanya di web.
Ow, pasti mundurnya berkaitan atau dikaitkan sama tragedi Sewol ya. Sedihnya. Beliau pernah menyebutkan kalau beliau merasa bersalah dan terbangun tiap malam karena teringat tangisan keluarga korban tragedi Sewol. Pengunduran diri beliau diterima presiden, tapi, sepertinya beliau akan ditahan untuk tetap bertugas sampai operasi penyelamatan Sewol selesai. Nggak tau juga sih bagaimana sepak terjang beliau selama pemerintahan. Ya, tapi, yang menarik perhatian orang-orang adalah karena mundurnya beliau pas banget dengan musibah yang terjadi di Korsel. Mungkin orang-orang jadi banyak yang mikir beliau lepas tangan, dsb. Dan, kalau lihat di salah satu liputan video luar, kondisi Korsel terlihat gak bagus apalagi sejak tragedi Sewol, disebutkan kalau Korsel masih terjebak dengan regulasi yang tidak ketat dan praktek-praktek korupsi.
Hm.

Ah, dan yang cukup menarik buatku, kok ya pas banget sama episode 3 Days yang baru aku tonton. Bedanya, kalau di 3 Days, presidennya yang mau mundur. Dan pas aku baca berita-berita soal PM Korsel ini, salah satu laporan di beritanya adalah saat PM berkunjung ke Jindo (tempat banyak keluarga korban tragedi Sewol menanti pencarian keluarga mereka), beliau sempat dilempar botol minuman. And, itu sama juga kayak di 3 Days episode berapa gitu, presidennya dilempar pake tepung. (Ea, gak bisa move on).

Aku gak terlalu paham sih soal pemerintahan Presiden-PM ini (harus banyak baca lagi soal beginian!). Ternyata, presidennya Korsel itu seorang wanita, beliau belum menikah dan di artikel yang aku baca, alasan beliau belum menikah adalah karena sudah terikat dengan negaranya. Pas baca biografi ibu presiden ini juga, beliau adalah putri presiden terdahulu tahun 60-an kalau gak salah. Orangtua ibu presiden ini meninggal karena dibunuh. Ibunya ditembak oleh pembunuh dari Korut yang tadinya mau membunuh ayahnya dan ayahnya alias bapak presiden tahun 60-an itu dibunuh oleh orang kepercayaannya sendiri, kalo gak salah kepala intelijen. Hm, drama banget ya ^^v (salah fokus).

Oke, harus banyak baca lagi.     
Reactions:

2 komentar:

  1. kyknya drama2 korea terinspirasi dari kehidupan atasan negara mereka.

    BalasHapus
  2. hm, iya...
    Indonesia juga mulai gitu ya, di film.
    Kalo di drama Indonesia (sinetron) budgetnya belum cukup kali ye... ^^v

    BalasHapus