Jumat, 27 Mei 2016

(Hu)man is Beast

Sudah pada tahu kan kasus yang belakangan rame banget jadi berita.

Soal kasus asusila dan pelecehan yang sangat menggemparkan dan nggak masuk akal (karena pelakunya mungkin udah hilang akal). Kasus yang bikin saya dan temen-temen redaktur nggak habis pikir.

Karena bahasan diskusi lagi in banget soal efek pornografi, kami sepakat bahwa biang keladi kasus tersebut salah satunya adalah para pelaku yang udah terpapar pornografi. Jadi, mereka nggak cukup jadi konsumen aja. Ngeri!

Tapi, buat saya pribadi karena kasus tersebut saya jadi paham kenapa ada wanita yang takut dengan makhluk yang kita sebut laki-laki. Kenapa ada para wanita yang berusaha terlihat kuat hingga terlihat 'sangat laki-laki', karena mereka nggak ingin bergantung pada lawan jenis.

Saya jadi paham perasaan mereka.

Tapi, bukan berarti saya sepenuhnya setuju.

Bukan juga saya sepenuhnya nggak setuju.

Karena jujur saja, selain karena kasus tersebut, saya juga menemukan banyak laki-laki yang minus banget.

Mulai dari bersikap kasar, otoriter, merasa lebih tinggi derajatnya, dan beberapa sikap menyebalkan lainnya.

Saya nggak bermaksud menyamaratakan, tapi memang jadi muncul stigma negatif.

Meskipun, sebenarnya ada juga wanita dengan sikap yang sama menyebalkannya.

So, sifat buruk itu dikembalikan ke personal, bukan pada kelompok.

Wanita disebut-sebut sebagai fitnah terbesar. Tapi, laki-laki yang tidak bisa mengontrol dirinya sendiri pun bisa jadi bencana buat dunia ini.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar