Rabu, 21 Maret 2018

A Letter to Single Lillah

Satu hal yang saya sesali saat dulu masih single dan belum punya anak adalah selalu banyak alasan untuk enggak banyak-banyak travelling. Kalau diajak kemana gitu sama temen (kecuali ke mall ya) kayaknya ada aja alasannya. Inilah, itulah, mikir x, y, z, ujung-ujungnya bilang, "Maaf, ya, aku enggak ikut dulu ke kota xxx nya,". Tanpa menyebutkan alasan karena tengsin.

Paling sering menolak ajakan travelling dengan alasan, hari libur itu saatnya istirahat. Mengumpulkan tenaga untuk berjibaku lagi sepekan ke depan. Padahal mah alasan kayak gitu bukan jadi hambatan yang banget-banget alias masih bisa disiasati. Misal, travelling di hari jumat sepulang kerja sampai sabtu. Jadi, hari ahadnya masih ada waktu untuk istirahat atau ngerjain ini itu persiapan saat senin kembali menyapa.

Sekarang baru terasa nyesel dan nyeseknya. Karena kalau pengen travelling, even ke ibu kota provinsi aja mikirnya panjang dari a sampai z. Mulai dari ongkos, biaya, de el el, yang harus dikali tiga, sampai mikirin detail kenyamanan transportasi maupun tempat yang dituju. Even ke mall sekalipun. Harus cari info dulu, ada ruangan menyusui enggak? Ntar ganti pospak dimana? Tempat makannya ada high chairnya enggak? Dan sebagainya.

Sebelun mikirin tetek bengeknya, bahkan harus mikirin dulu timingnya tepat enggak. Anak bayi bakalan capek kah?

Duh.

Nyeselnya baru terasa pas sekarang super bosen karena di rumah terus.

Makanya, kalau ada temen yang baru nikah dan belum hamil nanya harus ngapain supaya enggak bosen di rumah, saya selalu jawab, jalan-jalan!

Enggak harus ke mall, yang simpel kayak main ke rumah temen lama, temen baru, de el el, atau nyicipin kuliner terkenal yang khas. Itu juga udah oke banget. Poinnya adalah buka wawasan dengan keluar rumah.

Kalau buat single Lillah, sudah pasti, sana banyakin travelling! Naik kereta, pesawat, kapal laut, touring sepeda motor, pake mobil travel, you named it.

Enggak usah lah galau-galau dengan status single, jodoh mah enggak akan kemana asalkan kita berikhtiar.

Manfaatkan waktu untuk memikirkan dan mentadabburi ciptaan Allah swt, dengan travelling atau sekadar silatturahim.

Enteng buat jomblo mah, tinggal nyisihin sedikit dari gaji bulanan, angkat backpack, terus cus.

Yakin deh, ntar kalau udah nikah atau punya anak, mikirnya seribu kali untuk travelling. Bahkan bisa jadi rencana travelling itu hanya angan semata.

~~~



#odopbatch5
#onedayonepost

Reactions:

6 komentar:

  1. Semoga bisa travelling di masa sendiri ini :-)
    Tetap semangat Umm ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya yuk Nia... ayo nabung buat traveling 😆

      Hapus
  2. Travelling kalau sudah punya buntut butuh persiapan ekstra 🙊

    BalasHapus
  3. Sesekali travelling ke lokasi terdekat rumah aja,kak, biar ngga suntuk dirumah terus.

    Semangat,ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah nice idea 👍 Bisa dicoba nih...

      Hapus