Gimana kabar hati setelah melihat nilai UTS?

0

Bismillahirrahmanirrahiim...

Wow. uts memang sudah berakhir berminggu-minggu yang lalu. Nah, beberapa hari ini, yang lagi hot di kampus adalah hasil nilai dari uts.
Gimana hasil uts ku?
Haha. dengan hasil yang segitu, aku sudah sepantasnya berucap syukur alhamdulillah.
Karena hasil yang aku dapat sangat mencerminkan usaha yang aku lakukan.

Flashback ke minggu-minggu awal masuk semester genap sebelum uts.
Aku mendapat 5 mata kuliah di semester genap ini.
Kalkulus, Fisika, Kewarganegaraan, Sosiologi Umum (Sosum), dan Olahraga.
Kalkulus :
Selama kuliahnya, aku memperhatikan sih...mencatat juga apa yang dijelaskan oleh pak Ali...tapi,
memperhatikan dengan pikiran yang terpecahbelah kemana-mana.
pada akhirnya mencatat dengan tidak fokus dengan tulisan yang jelek banget dan amburadul.
kalau udah di tengah-tengah penjelasan dan pak Ali biasanya mulai menjelaskan materi yang penting, aku luar biasa ngantuk!
parahnya, setelah keluar dari tempat kuliah, aku sadar aku nggak ngerti apa-apa tentang yang dijelaskan di tempat kuliah tadi.

 Niatnya mau mengejar materi dengan belajar sendiri di asrama. Tapi,nggak terkejar.
Aku nggak bisa mengatur waktu dengan baik sehingga aku baru belajar kalkulus dengan benar H-2 ujian kalkulus.
Hasilnya?
Bersyukur masih bisa dapat nilai segitu dengan usaha yang belum sungguh-sungguh benar.
Penyesalan memang selalu datang di akhir, karena itulah rasa sesal ini harus jadi dendam positif untuk bisa mengejar nilai di uas nanti. 
Aku nggak cukup berlari aja untuk mengejar ketertinggalanku, mungkin aku harus berlari nyaris terbang untuk dapat hasil yang terbaik di akhir semester nanti. Semangat!

Kewarganegaraan:
Nah, untuk yang satu ini, aku bener-bener berterimakasih kepada Allah SWT dengan hasil yang aku dapat.
6 ato 7 bab yang ada di buku Rangkuti kalau tidak salah aku sempat menyelesaikan membacanya.
Itu adalah usaha maksimal yang bisa aku lakukan karena, hehe. maaf-maaf saja, di tempat kuliah aku tidak cukup menangkap apa yang disampaikan ibu dosen ^^v. Entah karena faktor akunya atau beliaunya. 
Hehe..husnudhan saja lah...
Mungkin yang sedikit mengkhawatirkan adalah kolokiumnya, karena waktu kelompokku mempresentasikan makalah, secara keseluruhan yang disemprot negatif adalah moderatornya. Siapa moderatornya? 
Aku orangnya.
Selama kurang lebih beberapa jam dalam kolokium hari itu, akulah yang kena semprot terus.
Astaghfirullah...

untuk uas aku tidak boleh terlena, harus semakin giat agar hasilnya yang terbaik.
Fisika :
Ini tidak jauh beda kasusnya dengan kalkulus.

Sosum :
Setiap mengerjakan tugas praktikum selalu dipas dengan deadline nya. Parah banget dah.
Hasilnya juga pas-pasan kalau aku bilang.
Saat kuliah mendengarkan sih, tapi selalu ngantuk kalau hari semakin siang.
Masya Allah. ngantuk!
Itu permasalahan yang cukup gawat buatku di semester ini. Meski lumayan jarang sih, aku sampe tertidur, tapi, tetap saja, nggak boleh terulang di hari-hari selanjutnya.

Secara keseluruhan praktikum dan uts, hasilnya sudah seharusnya disyukuri dan tetap harus dikejar di uas.

Olahraga:
Ahahai.
blip test. blip test. blip test.
Aku harus mengusahakan blip test naik level kalau mau nilai mutu di akhir bagus.
Jadi, lari...lari...lari!

Finally, banyak yang harus disyukuri dan banyak juga janji yang aku ikrarkan untuk memperbaiki di uas nanti.
Semoga bukan sekedar janji yang menguap di langit-langit, tapi, harus benar-benar aku ikhtiarkan.
Semangat!


0 comments:

Posting Komentar