Senin, 08 Agustus 2016

Well, This Healthcare Issue is

Is...

Entah, dari dulu kayaknya Indonesia nggak berbenah. Soal pelayanan kesehatan, dari zaman pemilu ke pemilu cuma muncul janji-janji yang nggak jelas perbaikannya.

Alhamdulillah, saya sedang sehat, jadi nggak terlalu sering ke rumah sakit atau pusat pelayanan kesehatan lainnya, jadi nggak terlalu ngerti dan ngerasain.

Cuma kalau ngurusin periksa mata yang ampun-ampunan banyak minusnya ini, ngerasa kalau birokrasinya ribeeet. Ngalahin pas ngajuin dana buat MPKMB.

Beberapa waktu lalu saya mengantar bude saya ke dokter keluarga untuk periksa karena beliau sedang kurang sehat. Dan?

Ampun-ampunan lama banget antriannya. Lebih dari 1 jam kami menunggu. Itu kalau yang jadi pasien lagi sakit parah, udah kolaps kali. Tapi, kalau sakit parah pasti langsung ke ugd sih, hoho.

Selain antrian yang lama, tempat menunggunya juga, aduh, bikin tambah sakit, deh. Kursi ruang tunggunya keras dan nggak ergonomis buat punggung. Model kursi kayu panjang jadul 90 derajat.

Mungkin saya terlalu banyak mengeluh? Sepertinya begitu. Atau di tempat itu saja yang fasilitas pelayanannya rada-rada.

Yang jelas saya nggak menemukan kenyamanan pada pelayanan fasilitas kesehatan di kota saya ini.

Pun di kota lain, pelayanan yang kurang cepat, berbelit-belit, dan seadanya.

Entah memang karena sumber daya manusia pelayanan kesehatan yang kurang dan kurang baik? Atau manajemen dari atas yang tidak bisa mengatur dengan baik? Atau saya sebagai konsumen yang terlalu banyak mintanya di negara berkembang ini?

Jadi, kalau ngerasa sakit, sakit banget lah sekalian biar dibawa ke ugd, karena penanganannya cepat dengan dokter yang sigap. Eh? Itu sih yang saya lihat di serial-serial medis favorit saya.

Sayangnya, saya pernah lihat juga ugd dengan pasien menumpuk yang tidak terlayani dengan baik.

Berdo'a banyak-banyak saja supaya selalu sehat.

Dan sampai kapan kondisi pelayanan kesehatan Indonesia akan seperti ini?

Who knows?

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar