Bahagia Liburan di Rumah, Tetap Asik Bareng Laptop ASUS

2


Setiap keluarga punya tantangan dan ujiannya masing-masing. Filosofi itu yang saya pegang erat dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Filosofi yang sangat penting untuk menghadapi godaan untuk enggak mudah merasa iri hati dengan kondisi keluarga yang ada di sekitar saya. Termasuk perkara kecil soal liburan akhir tahun.

Rasanya gatel banget pengen nyerocos ke suami tentang betapa beruntungnya teman-teman saya yang menghabiskan liburan akhir tahun dengan travelling. Enggak sekadar ke luar kota loh, beberapa bahkan berkesempatan plesiran ke luar negeri. Sesuatu yang jadi wishlist saya sejak lama.

Alhamdulillah, mulut ini masih bisa ngerem untuk enggak berlebihan cerita ini itu ke suami soal liburan teman-teman saya. Masih bisalah untuk di-counter menjadi kalimat yang bernada positif, 'Yuk, rajinin nabungnya, supaya bisa liburan, syukur-syukur bisa umroh sekalian travelling ke Turki.'
Bangga betul rasanya bisa sepositif itu meski melawan batin yang retak cukup susah. Tidak mengapa, karena saya yakin, saat ini mungkin saya dan keluarga sedang diuji dengan anggaran yang tipis untuk bisa jalan-jalan yang lumayan jauh, sekaligus tanggung jawab suami yang dilarang cuti di akhir tahun. Semoga bisa lulus ujian. Who knows? Mungkin ke depan bakal diuji tetap bisa bahagia dan memaknai enggak nih, kalau dikasih rezeki travelling yang diinginkan?

Jauh-jauh hari saya sudah tahu enggak akan kemana-mana di liburan akhir tahun, jadi saya prepare, bikin rencana menyenangkan untuk menghabiskan waktu di rumah. Daftar yang wajib ada adalah nge-laptop utamanya blogging dan nonton.


Yes!
Selama jadi ibu rumah tangga yang hobi nulis, cara menyeimbangkan waktu supaya tetap bisa membersamai Ncik (nama panggilan anak saya) adalah dengan membiasakan diri untuk menulis menggunakan gawai (gadget, smartphone). Cukup lancar dan terbiasa sih. Tetapi, berhubung ada insiden yang bikin layar gawai saya jadi retak bagai akar serabut pepohonan, pusing juga tebak-tebak buah manggis saat menulis atau membaca lewat gawai. Pengennya, di liburan akhir tahun kemarin bisa ngerapel semua tulisan dan kerjaan blog via laptop.

Tantangan pertama rencana untuk bebas nge-laptop adalah laptop ASUS TP201S milik saya harus dipakai bergantian dengan suami yang kadang butuh juga untuk ngerjain kerjaan kantornya. Ini nih yang bikin saya memasukkan resolusi #2019GantiLaptop. Saya yang ganti laptop, suami bisa pakai laptop lama saya. LOL.

Salah satu yang jadi inceran adalah ASUS Zenbook S UX391UA.

Kenapa sih tergoda sama laptop ASUS tipe ini? Harganya selangit loh padahal (dibisikin nih harganya, 26 juta sekian sekian). Ya, iya, kalau beli sendiri kayaknya out of budget banget, tapi enggak ada salahnya mencari kesempatan buat memenangkan salah satu unitnya lewat Lomba Blog dari founder KEB (Kumpulan Emak Blogger), Mak MiraSahid.


Nah, kalau lagi kepengen sesuatu, biasanya saya akan searching-searching lumayan detail soal apa yang jadi kepengenan saya, termasuk soal laptop.

Desain keyboard ASUS Zenbook S UX391UA ini sangat menarik perhatian buat saya yang sering lama ketik-mengetik di depan laptop. Why oh why? Perasaan bentuk keyboard laptop semua sama dimana-mana? Hm, tentu tidak, Pedro!

Fitur inovatif yaitu engsel Ergolift dari Zenbook S, secara otomatis bisa menambah kemiringan 5,5° ke keyboard. So, kita bisa mengetik lebih nyaman, meski dalam waktu yang cukup lama. Sisi ergonomis lain dari keyboard Zenbook S UX391UA ini juga tidak perlu diragukan, dengan jarak antar tombol yang lebar dan permukaan tombol yang lembut bikin proses mengetik menjadi lebih akurat. Apa kabar yang sering typo?

Pun ketika ngerjain kerjaan di malam hari pas jam tidur anak, cahaya emas dari keyboardnya tetap bikin kita nyaman bekerja dalam kondisi pencahayaan apapun. Bye bye sakit mata!

Nilai plus plus dari engsel Ergolift Zenbook S UX391UA juga lebih optimal untuk cooling system laptop. Udah enggak khawatir kan, laptop cepat panas, endebre endebre?


Sejujurnya, saya bukan traveler atau pribadi yang banyak bepergian, meski begitu, ultralight dan ultrathinnya ASUS ZenBook S UX391UA yang cuma 1 kg dan 12,9 mm, bukan berarti enggak bikin pengen si ultraportable ini loh. Malah sebaliknya, bikin makin pengen! Secara sekarang ini lagi semangat untuk ngikut beberes simpel dan ringkas ala Konmari. Tentu saja laptop yang saat disimpan enggak makan tempat adalah salah satu yang spark joy buat ibu-ibu seperti saya.

Tantangan berlama-lama nge-laptop berikutnya adalah saat Ncik penasaran dengan suara ketik-ketik yang menarik hati. Mohon maaf bila melihat laptop ASUS yang saya pakai sekarang agak memprihatinkan karena teman sparingnya adalah bocah menjelang 2 tahun yang hobi utak-atik barang baru, termasuk laptop saya. ASUS Zenbook S UX391UA bakal jadi lawan sepadan nih, karena kabarnya sudah memenuhi standar militer MIL-STD810G. Ngeri amat ya, pake standar militer? Emang mau dibawa perang, bu? Hm, ya, enggak juga sih, Santiago. Military grade ini menunjukan kalau ASUS Zenbook S UX391UA ini tahan banting, karena sudah diuji jatuh-bangun, getaran, ketinggian, bahkan di suhu yang ekstrem panas maupun dingin.

ASUS Zenbook S UX391UA Burgundy Red 

Udah beres dengan segala tantangan. Liburan akhir tahun kemarin berakhir bahagia dengan saya nonton film jadul favorit, The Lord of the Rings: the Return of the King.
Yes, bagian terakhir dari trilogi film fantasi The Lord of the Rings yang enggak membosankan meski saya tonton ulang. Menonton film fantasi yang kental dengan nuansa aksinya ini akan sangat perfecto bila didukung audio yang mumpuni dari laptop. Pas banget, ASUS Zenbook S UX391UA siap memanjakan saya dengan audio hasil kerjasama ASUS dan spesialis audio Herman Kardon yang menghasilkan laptop dengan dua speaker stereo berkualitas top dan efek suara surround dengan audio berkualitas bioskop! Enggak main-main kan sandingannya bioskop loh. Kalau biasanya bela-belain ke bioskop karena pengen dapet sensasi audio yang gahar, sekarang ibu bisa hemat, cukup nonton pakai Zenbook S UX391UA.

Soal irit yang lain, seperti halnya kita yang pengen gawai kalau di-charge enggak makan waktu lama, Zenbook S UX391UA ini pun juga sudah canggih dengan teknologi fast charging.  Cuma 49 menit untuk mengisi 60% daya! Masa pakai baterainya pun bisa mencapai 13,5 jam. Lama kan? Asal pinter-pinter aja ya, ngatur pemakaian program di laptopnya.

Makin kenal lebih dekat dengan fitur-fitur menyenangkan dari ASUS Zenbook S UX391UA, makin pengen memiliki deh!

ASUS Zenbook S UX391UA Deep Dive Blue 

Menilik liburan akhir tahun yang membahagiakan meski hanya di rumah ditemani laptop ASUS, rasanya enggak berlebihan lah kalau membayangkan bisa memiliki ASUS Zenbook S UX391UA akan membuat ibu lebih bahagia dan lebih produktif lagi. Yes, ibu bahagia akan membuat keluarga bahagia. Keluarga bahagia akan menciptakan lingkungan yang bahagia. Lingkungan yang bahagia, masyarakat seluruhnya bahagia, dunia pun cerah ceria. Teman-teman yang lagi baca tulisan ini sudah merasa bahagia kah hari ini?

Semoga bermanfaat.

2 komentar:

  1. waow keren mba izza...
    Aku jadi mbayangin, senengnya kalo punya Asus itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa mba. Alhamdulillah belum beruntung dapet dari lomba blog :) Semoga rezekinya lewat yang lain :)

      Hapus