Senin, 05 Februari 2018

Foglia Onbuhimo: Review Gendongan Bayi

Pertama kali dengar brand foglia, saya pikir ini brand Eropa. Agak tidak menyangka kalau andalannya ternyata jarik-jarik tradisional yang elegan. Begitu juga dengan ring slingnya. Nama-nama varian ring slingnya eksotis dan 'nyastra' kalau kata saya. Seri ring sling foglia yang terdahulu diberi nama fajar, embun, senja, dan rinai. Gimana? Namanya saja sudah bikin penasaran dan menarik hati kan?



Tapi, mohon maaf, karena saya enggak bahas ring sling di tulisan ini.

Saya akan mengulas sedikit tentang produk foglia terbaru yang menurut saya hits.

Yep, onbuhimo.

Menurut saya, mengapa bisa jadi hits, karena foglia merilis onbuhimo di saat dunia pergendongan Indonesia sedang panas-panasnya demam onbuhimo. Onbuhimo foglia ini muncul untuk mengimbangi onbuhimo-onbuhimo impor yang juga nge-trend di kalangan ibu-ibu penggemar gendongan. 

Setahu saya, hanya tiga produsen lokal yang mengeluarkan onbuhimo. Nah, foglia ini menempati posisi kedua lah.

Saya akan bahas positive side dari onbuhimo foglia dulu.

Cantik. Ah, enggak usah ditanya deh. Sekilas ngelihat onbuhimo foglia ini pasti langsung tertarik dengan motif-motifnya. Kalau tidak salah ada ebony, rosy, dan browny. Ketiga-tiganya cantik dan menarik. Khas foglia. Mungkin itu pengaruh dari selera ownernya yang bagus dan klop dengan selera saya.

Sebenarnya, onbuhimo ini istilah dalam bahasa jepang untuk menyebut posisi gendong belakang. Tetapi, karena tujuan saya mengincar onbuhimo adalah untuk merasakan gendongan tanpa waistpad (waist belt), maka penggunaan onbuhimo ini sering saya posisikan sebagai gendongan depan layaknya ssc biasa. Kalau menurut BWC (Babywearing Consultant) mbak Afifah Mu'minah (@afifahmmnh) istilahnya jadi berubah menjadi dakkohimo. Insya Allah tetap aman kok meski jadi dakkohimo.

Beberapa minggu awal menggunakan onbuhimo foglia saya merasa tidak nyaman. Selain karena besi pengancing yang ada di chest strap (penjelasan bagian-bagian onbuhimo ada di gambar), shoulder pad yang tipis juga menyakiti pundak saya saat menggendong, baik untuk posisi gendong depan maupun belakang. Tetapi, lama kelamaan, saya mulai terbiasa dengan rasa sakit itu. Tetap pegal sih, cuma saya nyaman saja dengan tidak adanya waistpad yang biasanya terasa menekan di daerah perut dan pinggul.

Saat mencoba gendong belakang pun sebenarnya nyaman. Cuma mungkin karena saya belum jago dan perlu banyak latihan, saya tidak bisa memposisikan anak saya setinggi mungkin saat menggendong belakang. Jatuhnya sama seperti saat memakai ssc biasa, karena posisi anak mentok di punggung saya.

Keluhan lain yang saya rasakan adalah soal hoodie. Entah kenapa desain pengait hoodie onbuhimo foglia ini membingungkan. Apalagi karena saya menjadikan onbuhimo ini sebagai dakkohimo. Makin-makin bikin bingung. Akhirnya, supaya tetap berfungsi, saat memakai hoodie saya mengikatkan tali pengait hoodie ke leher saya. Sepertinya itu cara yang salah besar.

Overall, kalau bagian pengatur chest strap yaitu kancing besinya diganti, serta shoulder padnya dibuat lebih tebal, onbuhimo foglia ini sangat worth it dengan harga hampir setengah juta rupiah.

Menurut saya pribadi, untuk rate saat ini cukup di 7/10.

FYI, saya mencoba onbuhimo foglia ini menyewa di akun IG @reyhan_shop_ kepunyaan mbak Ria dari Brebes. Sewa per bulan 100 ribu dengan deposit 350 ribu. Ownernya sangat informatif dan baik hati. Silakan yang tertarik bisa langsung cek ke instagramnya.

Buat ibu-ibu yang tertarik mencoba gendongan jenis onbuhimo, baik dari foglia maupun merek lainnya, syarat pemakaiannya adalah saat bayi sudah bisa duduk sendiri. Mengapa? Tentu saja supaya aman, ya, bu. 







Credit image:
@foglia.indo



#ODOPBATCH5
#Review
#onedayonepost
#tantangan3
Reactions:

6 komentar:

  1. Reviewnya bagus. Mungkin lebih baik ngasih link aktif ketika mention nama/brand seperti Afifah Mu'minah (@afifahmmnh).

    Takutnya kalau googling tar salah alamat, kan kasihan. Padahal doi lagi perlu info lengkap soal gendongan ☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap... terima kasih masukan dan sdh berkunjung 😄

      Hapus
  2. Wah.. bagus nih gendongannya. Ini bisa dari umur berapa sampai berapa mbak?
    Spesifikasi produknya bisa dijelaskan di atas mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Okeee... makasih masukannya mbak kiky ❤

      Hapus
  3. Maaf mba sebelumnya, itu DP nya benar 350rb ya? Dan harga sewanya 100rb/bln? Karena sy jg iseng2 browsing emg harga barunya segitu mba, jd mnrt aq itu sama aja beli baru dong mba. Soalnya hargabatunya emg sekitar 400 ribu an, hehehe (maaf klo msl infonya salah)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, memang total sewanya sama spt harga gendongan baru. Itu dp maksudnya deposit ya, jd, nnti uang deposit dikembalikan utuh asal gendongan kembali dlm kondisi baik. 😄

      Hapus